Ditingkat Mana Anda Kenal Allah, Disitu Menjadi Ukuran Mata Batin ...

[7/10 22:52] syuhada ku: Antara Allah Sebagai Dalil dan Allah Sebagai Madlul



Hamba Allah yang mengenal Allah Swt terbagi menjadi dua kelompok:

A. Hamba Allah yang mengenal Allah, dinaikkan derajatnya dengan cara ditarik oleh Allah Swt. Kelompok ini disebut dengan istilah المرادون المجزوبون al-Muraduunal Majzubuun. Manusia dalam bagian ini mengenal Allah Swt sebagai wujud hakiki yg mutlak. Wujud sekalian makhluq dalam pandangan mereka hanyalah sebagai wujud majazi (fatamorgana). Artinya, alam ini ada, karena diadakan bukan wajib ada, sedangkan wujud Allah Swt adalah wajib ada. Sebagian mereka mengenal Allah Swt, tanpa usaha, karena mendapat bimbingan dan arahan langsung dari Allah Swt, seperti golongan para Nabi dan Rasul. Sementara sebagian yang lain, mengenal Allah Swt lewat usaha mujahadah (kontemplasi) jiwa, seperti yang dicapai oleh sebagian para wali-wali Allah.

Mata hati dan bathin mereka hanya menyaksikan Allah semata, sedangkan perasaan mereka hanya disibukkan oleh segala hal yang berkaitan dengan Allah sahaja. Karena itulah mereka disebut juga sebagai " Ahli Syuhud ". Mereka menjadikan Allah Swt sebagai dalil atas adanya makhluq (Agyar, akwan, hawadits) atau dengan kata lain mengenal bawahan lewat mengenal atasan.

B. Hamba Allah yang ingin mengenal Allah Swt, dan sedang menjalani proses dan usaha. Kelompok ini dikenal dengan istilah  المريدون السالكون  al-Muriduunas Salikuun. Artinya mereka mengenal Allah Swt dengan menjadikan alam dan makhluq sebagai dalil atas adanya Allah Swt. Mata bathin dan perasaan mereka hanya tertuju dan disibukkan oleh wujud alam, sehingga terdinding dari menyaksikan wujud hakiki (Allah). Bagi mereka, adanya alam menunjukkan kepada adanya Allah. Mereka sampai kepada Allah dengan terus-menerus mengerjakan ibadat, namun hati dan perasaan mereka belum mampu melihat Allah Swt. Apabila mereka sadar, yakin dan tekun dalam menjalani proses menuju Allah, insya Allah mereka akan dipilih dan ditarik oleh Allah ditinggikan derajatnya naik ke maqam al-Muraduunal Majzubuun.

Ada yang mengatakan bahwa capaian tertinggi yang diperoleh oleh kelompok al-Muriduunas Salikuun merupakan starting point bagi kelompok al-Muraduunal Majzubuun.


Kesimpulan pengajian syarah Hikam ibn Ataillah as-Sakandari oleh Syeikh Ibn Ubbad an-Nafazi ar-Randi bersama Aba Asnawi hari ini di Dayah Darul Ihsan Abu Krueng Kalee, Ahad 7 Oktober 2018.

Disarikan dan diringkas kembali oleh Tgk Edi Syuhada

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Ditingkat Mana Anda Kenal Allah, Disitu Menjadi Ukuran Mata Batin ..."

Posting Komentar